Ring ring

AKU BELAJAR TANPA GURU


Homeartikel tentang saya

ego seperti sebongkah batu di dalam tubuh ku>

assalamualaikum....

di dalam tubuh saya anehnya ego atau nafsu itu rasanya seperti bongkahan batu yang memenuhi tubuh saya, dari dada sampai perut, batu itu sangat keras dan kaku sementara apabila saya berzikir, zikir itu sedikit demi sedikit menghancurkan batu itu dari atas menuju kebawah, semakin saya sering berzikir semakin cepat proses penghancurannya ,tapi pernah sehari saya tidak berzikir batu itu mengeras, anehnya semakin tidak berzikir semakin mengeras jika semakin mengeras maka rasa seperti batu itu semakin menghilang dan jadi menimbulkan rasa cemas, mudah tersinggung, cemburu,mudah marah, tidak tenang, birahi tinggi dan rasa kuatnya keinginan untuk memiliki sesuatu

Tapi jika saya berzikir terasa banget kalau zikir itu sedang menghancurkan rasa seperti batu yg ada di tubuh saya itu sampai perut saya bunyi keroncongan setelah berzikir selasai hati menjadi tenang dan pikiran bersih dari pikiran dunia dan seolah-olah saya tidak punya keinginan, saya melakukan ini selama kurang lebih sekitar beberapa tahun ,pada awalnya terasa di dada lama-lama semakin turun kebawah hingga ke perut

kesimpulan saya bahwa ego itu sifatnya keras seperti batu sedangkan hati itu sifatnya sangat halus apa bila hati di tunggangi ego maka sifatnya akan menjadi keras dan ajakan ego atau nafsu itu sebenernya agar membuat kita jadi geli ingin berbuat kepada suatu yang di haramkan, ego itu bertempat bukan hanya di hati tapi memenuhi seluruh badan tujuannya ingin menghancurkan diri saya sendiri dan ego itu mempengaruhi pikiran jika ego menginginkan uang maka, pikiran memproses bagai mana caranya mendapatkan uang, uang dan uang dalam keadaan apapun memikirkan uang ,sholat memikirkan uang, mau tidur memikirkan uang, dan itu terus seperti itu jika ego sedang birahi maka pikan memproses bagaimana cara pelampiasannya, ego dan pikiran bekerja sama terus seperti itu jika egonya besar maka bisa menghalalkan segala cara dan jika ego itu menguasai hati maka orang itu akan buta dengan allah tidak perduli dengan perintah allah tapi jika ego itu memenuhi dari susu hingga perut maka orang itu tahu hukum allah tapi tidak kuat untuk mengerjakannya. Jika ego di bawah dada maka akan menimbulkan ria, ingin di puji ,dengki , jika ego memenuhi perut maka keinginannya adalah wanita/lelaki, birahi, rasa cemburu dan lapar.

Saya yakin jika manusia rohaninya tidak berpegang pada allah maka hidup mereka tidak akan merasa tenang seumur hidup bahkan termasuk golongan orang-orang yg merugi.

Ada kalanya ego yang di kendalikan seperti rasa kerinduannya menggebu-gebu pada allah hingga mencucurkan air mata dan itu terjadi di mana saja dalam keadaan duduk dalam keadaan kerja pokoknya setiap keadaan selalu dalam kerinduan sebenarnya itu kegelisahan hati karena belum menemukan ketenangan setelah saya pahami ternyata karena zikir saya kurang dan setelah sudah di tambah maka saya menemukan ketenangan ,menurut saya ego lebih baik jangan di kendalikan tapi di redam. Saya hanya berbagi pengalaman saja.

assalamualaikum........


artikel terkait


home|artikel|tentang saya
HTML Comment Box is loading comments...
total:4